Meluruskan pandangan yang salah terkait terorisme yang dikaitkan dengan agama

islam
Konsep Jihad di dalam Islam
March 19, 2019
islam
Islam tak pernah mengajarkan terorisme
March 21, 2019

Meluruskan pandangan yang salah terkait terorisme yang dikaitkan dengan agama

Kursusarabpare.com ||Perlu ditekankan, bahwa teroris adalah teroris. Teroris bukanlah umat beragama karena sepanjang ilmu yang selama ini diyakini bahwa Islam adalah pembawa perdamaian, kristen diajarkan untuk menebar kasih, dan budha mengajarkan cinta, dst, dst,.. maka dari itu perlu diperjelas bahwa entah itu penembakan di masjid, pengeboman di gereja, ataupun pembakaran  di kuil. Semua itu pelakunya adalah teroris. Jadi, teroris bukanlah orang yang beragama. Mereka hanya mengatasnamakan agama untuk tidakan keji mereka. Padahal agama melarang keras sebuah tindakan keji. Di dalam islam sendiri, adalah wajib bagi suatu kaum untuk membuat baik.

Baca juga: Belajar Bahasa Arab Di Ummul Qura pare

Al-Qur’an mengajarkan bahwa Tuhan telah mengirimkan wahyu-Nya kepada semua orang dari waktu ke waktu. Banyak nabi Perjanjian Lama disebutkan namanya dan begitu pula Yesus yang dengan para nabi lainnya dihormati dan dihormati oleh semua Muslim. Memang, Al-Quran menuntut kepercayaan akan kebenaran semua nabi ini. Islam dengan demikian unik dan berbeda dalam membutuhkan penegasan di semua nabi di mana pun mereka muncul dan karena itu berusaha untuk membawa rekonsiliasi antara para pengikut agama yang berbeda dan untuk membangun dasar rasa hormat dan kehormatan di antara mereka. Al-Qur’an mengatakan:

Tentunya, orang-orang yang beriman dan orang-orang Yahudi dan Kristen dan Sabian – pihak mana pun dari antara mereka yang benar-benar percaya pada ALLAH dan Hari Akhir dan melakukan perbuatan baik, akan mendapat upah mereka dengan Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan akan datang pada saat itu juga tidak akan mereka bersedih (2:63)

Baca juga: Kursusan Bahasa Arab Al-Azhar Pare

Pesan yang sama diulangi dalam 5:70. Kesatuan dasar para pengikut semua agama ditekankan dengan tegas dalam Al-Quran dan penciptaan perselisihan dan perpecahan oleh terorisme atau tidak memiliki tempat dalam Islam. Dalam domain hubungan internasional, agama dan hubungan antaragama menempati posisi penting. Sayangnya, relatif sedikit perhatian diberikan pada aspek hubungan manusia ini. Diasumsikan bahwa agama adalah masalah pribadi bagi setiap individu dan oleh karena itu, tidak boleh memiliki hubungan langsung dengan aspek sosial politik kehidupan. Asumsi ini tidak dibenarkan.

Baca juga: Kursusan Bahasa Inggris Al-Azhar Pare

Islam menjadi agama yang egaliter, bukan hanya keyakinan pribadi, tetapi juga merupakan kode nilai dan perilaku yang mencakup segalanya. Islam adalah dan akan menjadi faktor penting dalam hubungan manusia dan ada dasar harapan yang baik bahwa Islam akan semakin efektif dalam mempromosikan persatuan dan kesepakatan daripada terus dibutuhkan oleh para pemimpin agama dan politik untuk mencapai tujuan itu.

Baca juga: Belajar Bahasa Inggris Di Al-Azhar Pare

Saya harus menyimpulkan dengan mengatakan bahwa apakah perdamaian atau perang, tindakan terorisme tidak hanya dikutuk dalam Islam tetapi juga secara jelas dinyatakan asing bagi ajaran-ajaran Islam yang notabene berarti perdamaian melalui penyerahan kehendak Tuhan, Tuhan semua manusia makhluk. Hanya melalui kepatuhan pada hukum-hukum Ilahi kita dapat berharap untuk mencapai cita-cita dunia yang aman dan bebas dari terorisme.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *