Bahasa Arab
Mempelajari Bahasa Arab Modern untuk mulai pemahaman bahasa klasik Al-Quran
March 18, 2019
agama
Meluruskan pandangan yang salah terkait terorisme yang dikaitkan dengan agama
March 20, 2019

Konsep Jihad di dalam Islam

Kursusarabpare.com || Kenapa banyak orang barat menganggap bahwa islam adalah agama teroris? mari kita telaah lebih jauh alasannya. Karena media Barat selalu menggambarkan citra negatif Muslim dan Islam dan memperkenalkan Islam sebagai agama yang kejam dan mereka tidak membiarkan orang berpikir tentang ajaran Islam. Mereka selalu meliput berita tentang terorisme dan mereka menghubungkan istilah Islam dan Muslim dengan teror, perang dan pemboman, sementara mereka tidak terkait dengan sifat Islam. Jadi mereka memicu kebencian tentang Islam di kalangan non-Muslim. Sayangnya, berita TV dan film dokumenter memiliki pengaruh paling kuat terhadap pandangan orang tentang Islam dan itu menyebabkan non-Muslim memiliki citra gelap tentang Islam. Sementara Islam pada dasarnya adalah agama kedamaian dan Al-Quran juga merupakan buku rahmat dan kebaikan, tetapi kitab suci ini ditafsirkan di luar konteksnya.

Baca juga: Belajar Bahasa Arab Di Ummul Qura pare

Misalnya konsep “jihad” perlu dipahami dengan jelas, tetapi banyak orang di media mengeluarkan teks Al-Qur’an dari konteksnya, sehingga mereka menyalahkan Islam karena mempromosikan kekerasan dan terorisme. Sangat disayangkan bahwa Islam, yang merupakan agama perdamaian, harapan, harmoni, niat baik dan persaudaraan telah ternoda oleh para pelaku berbagai aksi teroris dan barbarisme seperti yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Tujuan dari presentasi ini adalah untuk memaparkan ajaran Islam sehingga manifestasi dari berbagai aksi teroris diekspos sepenuhnya dalam terang ajaran Islam yang menjadi tempat berlindungnya kegiatan tidak manusiawi oleh para teroris.

Baca juga: Kursusan Bahasa Arab Al-Azhar Pare

Melalui tindakan beberapa elemen, dunia barat memvisualisasikan konsep jihad yang salah (Perang Suci). Kata Jihad memunculkan visi barisan fanatik agama dengan janggut ganas dan mata berapi-api, mengacungkan pedang dan menyerang orang-orang kafir. Jihad dalam terminologi Islam berarti berusaha, berusaha dan berjuang dengan cara yang mulia. Selama berabad-abad makna Jihad ini telah dilenyapkan atau setidaknya terdilusi. Titik kritis di dunia Islam membutuhkan menghidupkan kembali dan menangkap kembali makna Jihad yang benar dan murni. Jihad dapat dibagi menjadi dua kategori besar. Pertama adalah Jihad-e-akbar. Ini adalah jihad melawan orangnya sendiri untuk mengekang kecenderungan berdosa, yaitu pemurnian diri. Ini adalah Jihad yang paling sulit dan karenanya dalam hal imbalan dan berkah adalah kategori tertinggi jihad.

Baca juga: Kursusan Bahasa Inggris Al-Azhar Pare

Yang kedua adalah Jihad-e-asghar. Ini adalah jihad pedang. Ini adalah Jihad komunal dan mengandaikan kondisi tertentu tertentu. Al-Quran berbicara tentang berperang hanya melawan orang-orang yang pertama kali menyerang orang-orang Muslim dan ini adalah kondisi yang disebutkan dalam ayat-ayat lain dari Alquran juga. Apa yang disebut ayat pedang dalam kitab suci Islam sering diambil di luar konteks seolah-olah menanamkan pembantaian sembarangan semua orang yang tidak beriman. Kata-kata Al-Quran seperti membunuh apa pun yang Anda temukan berlaku hanya dalam kasus-kasus di mana musuh pertama kali menyerang Muslim dan berlaku untuk orang-orang kafir dan musuh yang melanggar sumpah dan perjanjian yang tegas. Mereka tidak berlaku untuk perang dan pertempuran tanpa alasan. Menafsirkan ayat-ayat ini dengan cara lain akan menjadi parodi dari cita-cita luhur Islam. Tidak ada satu pun contoh dalam kehidupan Nabi Suci di mana ia menawarkan alternatif pedang atau Islam kepada siapa pun.

Baca juga: Belajar Bahasa Inggris Di Al-Azhar Pare

Media Barat dan bahkan beberapa ulama terkadang mengabaikan perbedaan antara dua aspek Jihad ini. Harus diingat bahwa Alquran tidak menjadikan jihad, perang suci, dalam konteks artikel agama. Perkataan dan tradisi Nabi Suci menjadikannya sebuah formula untuk perjuangan aktif yang selalu cenderung mengarah pada ekspresi militan. Terorisme modern bertentangan dengan lingkup semangat Jihad Islam. Presentasi Islam sebagai agama yang kasar dan biadab yang memberikan dirinya hak untuk menyebabkan penderitaan dan kehancuran material dan manusia yang tidak beralasan di bawah kedok otoritas Ilahi, bukanlah jenis Islam yang kita temukan dalam Alquran dan dalam sila Suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *