Pengalaman yang Bakal Susah Untuk Dilupakan (Adela Anggraini, Jambi)
September 3, 2017
Di Al-Azhar, Sibuk dengan Sesuatu yang Bermanfaat
September 3, 2017

Bismillahirrahmaanirraahiim

Senin, 14 Agustus 2017,
Al-Azhar Pare kedapatan kunjungan dari UIN Wali Songo Semarang. Tentu ini adalah satu kunjungan yang berharga. Selain untuk mempererat silatur-rahmi antar sesama lembaga pendidikan tentunya, acara ini juga bagian dari KKL yang diadakan oleh pihak Universitas.
Tiba kurang lebih jam 8 pagi, rombongan kampus UIN Sunan Walisongo disambut dengan hangat oleh Mudir dan jajaran asatidtz dauroh Al-Azhar. Para mahasiswa yang jumlah-nya tidak kurang dari 100 itu dikumpulkan di Aula untuk diberi pengertian dan sambutan sekilas tentang dauroh Al-Azhar. Mereka kesemuanya adalah mahasiswa tarbiyyah lughotul `arobiyyah semester lima.
Setelah itu, para mahasiswa mengelompok menjadi 10 kelompok. Dan masing-masing kelompok ditemani oleh satu kelompok dari pelajar Al-Azhar yang telah disiap-sediakan sebelum-nya..
Mereka diajak belajar bersama, bernyanyi, dan bermain. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pelajar untuk mengenalkan asyik dan menyenangkan-nya sistem pembelajaran di Al-Azhar.

“Jadi disini sistem belajar-nya sangat asyik dan tidak lekas membosankan,” terang salah satu pelajar Al-Azhar,  “Ya seperti tadi, sebelum memulai belajar, biasanya kami membukanya dengan nyanyi-nyanyi dulu. Pembelajaran-nya pun tidak begitu terpaku pada membaca buku, menulis, atau melulu di dalam kelas. Sering juga kami belajar sambil berjalan-jalan, atau belajar di luar ruangan.”

Suasana menjadi lebih hidup dan asyik, ketika pelajar Al-Azhar mengajak para mahasiswa bermain sebagaimana yang biasa dimainkan oleh para pelajar Al-Azhar. Seperti menjelaskan sesuatu dengan bahasa arab selama minimal 2 menit. Tapi dengan syarat tanpa menggumamkan kata ‘e’. Nah, jika kedapatan mengucapkan ‘e’ maka hukumanya akan dilaburi bedak diwajahnya. Tak ketinggalan pula game ‘nurokizu’, yakni sebuah permainan yang menuntut kosentrasi. Jika gagal fokus, hukumanya pun sama; dibedaki.
Acara ini kurang lebih berlangsung 2 jam-an sampai waktu sholat dzuhur. Tentunya ini akan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan, baik oleh Mahasiswa maupun para pelajar Al-Azhar..

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *