Seneng dan Nggak Nyesel Mengisi Liburan di Pare

Di Al-Azhar, Sibuk dengan Sesuatu yang Bermanfaat
September 3, 2017
Agar Mendapat Hasil Masimal di Pare
September 4, 2017

Assalamu `alaykum semuanya!, perkenalkan  nama saya M. Fathurohim. Biasa dipanggil Rohim, atau ganteng juga Laa Ba’tsa (boleh). Hehehe. Saya dari Brebes, dan saat ini masih sebagai mahasiswa di Sekolah tinggi agama islam padanaran (STAISPA) Yogyakarta,dan kebetulan saya ngambil jurusan olahraga olahjiwa dan olahbatin alias jurusan Ilmu Tasawuf…

Singkat cerita ya! jujur memang dari rumah saya ingin sekali bisa dan mengerti bahasa arab. Nah, ada keinginan, musti ada ikhtiar atau usaha kan sobat?. Diantara usaha saya adalah dengan searching di google tenntang pengkursusan bahasa arab. Tahulah aku tentang Al-Azhar pare, Kediri. Dan kebetulan ada progam 2 minggunya, pas banget buat ngisi liburan..hmm..  Setelah tanya ini, dan tanya itu kepada admin-nya, akhirnya saya memantapkan diri untuk berangkat dan belajar bahasa arab di Al-Azhar..

Sampai tanggal 9 dan mulai belajar tanggal 10 juli, awal-awal saya merasa ragu, “Betah ndak ya?”, “Bisa ndak ya?”, dan sederet tetanya lainya..Tapi hari-hari berganti, rupanya apa yang kukhawatirkan tidaklah terjadi. Belajar disini, jauh lebih menyenangkan dari apa yang kubayangkan. Disini, saya bisa kenal dan berakrab-akrab dengan kawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Ustadz-ustadznya pun sangat variatif dan menyenangkan diketika mengajar. Jadi  tidak gampang bosan, dan mudah masuk deh pelajaran-nya. Setiap jam pelajaran baru, selalu diawali dengan menyannyi bersama.

Dan yang paling seru adalah saat pelajaran study club, yakni jam terakhir pelajaran. Di waktu-waktu ini lebih sering diisi dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan, tapi juga mendidik. Yang paling sering adalah game “nurokizu”, yakni game umtuk melatih kosentrasi. Dan bagi yang gagal kosentrasi, musti siap menerima hukuman; dibedakin..hehehe.

 Oh ya.. selain ikut progam atau kelas 2 minggu disini, ana juga sekalian tinggal di asrama. Dan ini sangat membantu sekali untuk lebih akrab dan bisa berbahasa arab. Sebab salah satu peraturan di asrama adalah musti berbicara dengan bahasa arab, meski ala kadarnya. Setiap pagi seusai jama`ah shubuh, dan seba`da sholat maghrib, selalu ada tambahan mufrodat dari Ustadz asrama…

Nah, mungkin itu kesan selama 2 minggu yang saya rasakan di Al-Azhar.. koq ndak ada cerita sedihnya ya? Ya memang karena disini memang ndak boleh sedih. And pesan saya, bagi kamu yang sedang atau akan belajar di Pare, apalagi di Al-Azhar, gunakan waktumu sebaik mungkin!

Oke Al-Azhar, see next time. Ilal liqo`..

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *