Fa’il
February 11, 2018
Apakah bahasa Arab lebih sulit dihafalkan daripada karakter Cina?
February 13, 2018

Na’ibul Fa’il –Bagian kedua dari marfu’atil asma’ yaitu naibul fail.
Pengertian naibul fail yaitu isim marfu’ yang terletak setelah fi’il majhul(kata kerja pasif) dan menunjukkan sesuatu yang dikenai pekerjaan. Naibul fail sendiri sebenarnya adalah isim yang menggantikan kedudukan fail yang dibuang. Adapun isim yang menjadi naibul fail tersebut kebanyakan sebenarnya adalah berupa maf’ul bih.
Contoh:
١. كَتَبَ زَيۡدٌ اَلدَّرۡسَ

(Zaid telah menulis pelajaran)
٢. كُتِبَ اَلدَّرۡسُ

(Telah ditulis pelajaran)
Pada contoh pertama itu adalah susunan Fiil-Fail-Maf’ul. Dan ketika kita menghendaki untuk membuang failnya(lafadz: زَيۡدٌ), maka isim yang tadinya sebagai maf’ul kemudian menggantikan kedudukan fail tersebut. Dan isim tersebut pun wajib dibaca rofa’.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh yang kedua! Lafadz زَيۡدٌ yang pada contoh satu sebagai fail, dibuang. Lalu kedudukannya digantikan oleh naibul fail(pengganti fail). Maka ia pun dibaca rofa’.
Dengan demikian maka terbuangnya fail ini, menimbulkan dua ketentuan:
1. Fi’il yang tadinya ma’lum(kata kerja aktif) harus dirubah menjadi fi’il majhul(kata kerja pasif).
Seperti contoh diatas. Pada contoh satu ketika masih ada fail, maka fiilnya ma’lum, yaitu: كَتَبَ (menulis). Tetapi ketika fail dibuang seperti contoh dua, maka fi’ilnya pun harus diubah menjadi fi’il majhul, yaitu: كُتِبَ (ditulis). Penjelasan berkena fi’il majhul akan dijelaskan lebih detail di bawah.
2. Bagi naibul fail, berlaku baginya semua ketentuan-ketentuan fail yang sudah disebutkan di bab fail sebelumnya. Seperti: harus rofa’, terletak sesudah fi’il, menjadi subjek kalimat, boleh terpisah dari fi’il, hukum ta’nits pada fi’il, dll.
Contoh:
كُتِبَ اَلدَّرۡسُ (pelajaran telah ditulis)
كُتِبَتۡ اَلرِّسَالَۃُ (Surat sudah ditulis)
قُتِلَ اَلۡكَافِرَانِ (dua orang kafir sudah dibunuh)
قُتِلَ اَلۡكَافِرُوۡنَ (orang-orang kafir sudah dibunuh), dll.

Baca lebih lengakap Belajar bahasa Arab online, disini!

Kaidah Membuat Fiil Bina’ Majhul
-Fiil Madli
Kaidahnya yakni huruf pertama di-dlommah, lalu huruf sebelum akhir di-kasroh. Contoh:
ضَرَبَ=ضُرِبَ (telah memukul=telah dipukul)
نَصَرَ=نُصِرَ (telah menolong=telah ditolong)
-Fiil Mudlori’
Kaidahnya yakni huruf pertama di-dlommah, dan huruf sebelum akhir di-fathah. Contoh:
يَضۡرُبُ=يُضۡرَبُ (sedang memukul=sedang dipukul)
يَنۡصُرُ=يُنۡصَرُ (sedang menolong=sedang ditolong)

Catatan:
1. Sebagaimana fail, naibul fail pun terbagi menjadi dua, yaitu: naibul fail isim dhohir dan naibul fail isim dlomir. Penjelasannya sebagaimana pada bab fail.
2. Mudahnya, maf’ul itu adalah objek dan harus nashob. adapun penjelasannya insyaAllah akan ada bab tersendiri di belakang nantinya.

Pelajarilah bahasa Arab. Karena sesungguhnya ia adalah bagian dari ad-din (agama)” (“Umar ibn Khatthab)

Belajar bahasa Arab lebih intensive dan mudah, di Kursus Al-Azhar Pare. Ayuk, segera gabung bersama kami DISINI!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *