Isim-Isim Yang Dibaca Jar
April 2, 2018
Benarkah Berbagai Tempat Di Dunia Arab Menggunakan Dialek Bahasa Arab Yang Berbeda?
April 5, 2018

Secara bahasa munada berarti panggilan atau seruan. Sedangkan dalam ilmu nahwu, munada yaitu isim yang jatuh setelah huruf nida. Pengertian huruf nida sendiri yakni huruf yang dalam bahasa arab digunakan untuk memanggil.
Contoh: يَا زَيۡدُ (hai Zaid)
Munada dibagi menjadi lima macam,
1. Munada mufrod
Yaitu ketika munadanya berbentuk mufrod, artinya bukan berupa mudlof/syibh mudlof. Baik berbentuk tasniah atau jama’.
Contoh: يَا زَيۡدُ, يَا زَيۡدَانِ, يَا زَيۡدُوۡنَ
2. Munada nakiroh maqsudah
Yaitu ketika munadanya berupa isim nakiroh, dan sudah jelas siapa yang dituju.
Contoh: يَا رَجُلُ
3. Munada nakiroh ghoiru maqsudah
Yaitu ketika munadanya berupa isim nakiroh, dan belum jelas siapa yang dituju. Misalnya seperti ucapan orang buta.
يَا رَجُلًا, خُذۡ بِيَدِي
4. Munada mudlof
Yaitu ketika munadanya berupa susunan idlofah.
Contoh:
يَا رَسُوۡلَ ﷲِ
5. Munada syibhul mudlof
Yaitu ketika munadanya berupa susunan yang menyerupai idlofah.
Contoh: يَا طَالِعًا جَبَلًا

Ketentuan i’rob munada’
1. Jika munada-nya berupa munada mufrod atau munada nakiroh maqsudah maka ia dibaca rofa, dan apabila berbentuk isim mufrod maka ia tidak bertanwin.
Contoh: يَازَيۡدُ, يَا رَجُلُ, يَا مُحَمَّدُ
2. Adapun bagi munada’ selain dua di atas, maka ia di-i’robi nashob.
Contoh: يَا عَبۡدَ اللّهِ, يَا حَسَنًا وَجۡهُهُ, dll.

Pelajarilah bahasa Arab. Karena sesungguhnya ia adalah bagian dari ad-din (agama)” (“Umar ibn Khatthab)

Belajar bahasa Arab lebih intensive dan mudah, di Kursus Al-Azhar Pare. Ayuk, segera gabung bersama kami DISINI!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *