Maf’ul Li Ajlih
March 8, 2018
Maf’ul Muthlaq
March 12, 2018

Termasuk diantara isim-isim yang dibaca nashob selain Maf’ul bih, Maf’ul fiih, dan Maf’ul li ajlih, adalah Maf’ul Ma’ah (Keterangan kebesertaan). Yaitu kalimah isim yang disebutkan setelah wawu ma’iyyah, yaitu wawu yang bermakna مع  (beserta). Contoh :

جَاءَ الْأَمِيْرُ وَالْجَيْشَ – إِرْتَفَعَ الْمَاءَ وَالْخَشَبَ

(Penguasa itu datang beserta tentaranya – air naik beserta kayu –pengukur–)

Catatan:

Perbedaan antara wawu ma’iyyah dan wawu ‘athof :

  • Wawu ma’iyyah hanya bisa masuk pada kalimah isim, sedang wawu ‘athof selain masuk pada kalimah isim, juga bisa masuk pada kalimah fi’il
  • Isim yang jatuh setelah wawu ‘athof bisa marfu’, manshub, atau pula majrur sesuai tuntutan amilnya, sedangkan isim yang jatuh setelah wawu ma’iyyah selalu manshub
  • Pelaku pada wawu ma’iyyah hanya terdiri dari satu pihak, adapun pelaku pada wawu ‘athof terdiri dari 2 pihak atau lebih..

Pelajarilah bahasa Arab. Karena sesungguhnya ia adalah bagian dari ad-din (agama)” (“Umar ibn Khatthab)

Belajar bahasa Arab lebih intensive dan mudah, di Kursus Al-Azhar Pare. Ayuk, segera gabung bersama kami DISINI!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *