Maf’ul Fiih (Dzorof)
March 6, 2018
Maf’ul Ma’ah
March 10, 2018

Maf’ul Li-ajlih –Pengertian dari maf’ul li ajlih yaitu setiap isim mashdar manshub yang disebutkan guna menjelaskan sebab atau motif terjadinya perbuatan. Dengan kata lain, maf’ul li-ajlih itu merupakan jawaban dari pertanyaan “mengapa”.
Contoh:
قَامَ الطُلَابُ إِكۡرَامًا لِأُسۡتَاذِهِمۡ(para siswa berdiri karena menghormati guru mereka)
lafadz إِكۡرَامًا manshub menjadi maf’ul li ajlih karena ia merupakan sebab berdirinya para siswa.
Lafadz yang menjadi maf’ul li-ajlih bisa juga dijarkan dengan huruf jar (لِ), dalam hal ini maka isim tersebut tidak lagi dibaca nashob, tapi dibaca jar karena menjadi majrur.
Seperrti pada contoh di atas, maka bisa juga ditulis begini:
قَامَ الطُّلَابُ لِإِكۡرَامِ اُسۡتَاذِهِمۡ
Sekalipun berbeda i’rob, tapi arti keduanya tidaklah berbeda, alias sama.
Syarat-syarat maf’ul li-ajlih:
a. Isim Mashdar. Dalam hal ini harus yang berhubungan dengan hati
b. Disebutkan dengan tujuan lit-Ta’lil/menjelaskan sebab terjadinya perbuatan
c. Sama dengan amilnya dalam satu waktu dan satu fa’il/subjek.
Jika tidak memenuhi ketiga syarat di atas, maka wajib dijarkan dengan huruf jar yang bermakana ta’lil, seperti ل, مِنۡ, فِي, atau ب.
Adapun lafadz-lafadz yang biasa digunakan untuk maf’ul liajlih diantaranya: إِكۡرَامًا(karena memulyalkan), إِخۡتِرَامًا (karena memulyakan), خُزۡنًا(karena sedih), فَرۡحًا(karena bahagia), حُبًّا(karena cinta), رَغۡبَۃً(karena cinta), رَحۡمَۃً(karena sayang), اِيۡمَانًا(karena iman), خَوۡفًا(karena takut), شُكۡرًا(karena bersyukur), حَيَاءً(karena malu), شَفَقَۃً(karena kasihan), حَسَدًا(karena iri), dll

Pelajarilah bahasa Arab. Karena sesungguhnya ia adalah bagian dari ad-din (agama)” (“Umar ibn Khatthab)

Belajar bahasa Arab lebih intensive dan mudah, di Kursus Al-Azhar Pare. Ayuk, segera gabung bersama kami DISINI!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *