Isim-Isim yang Dibaca Rafa’
February 11, 2018
Na’ibul Fa’il
February 12, 2018

Fa’il –Marfu’atul asma’ (isim-isim yang dibaca rofa’) yang pertama yaitu fa’il.

Fai’l adalah isim marfu’ yang terletak setelah fi’il ma’lum(kata kerja aktif) dan menunjukkan kepada pelaku pekerjaan. Di dalam bahasa indonesia mudahnya fail itu adalah subyek.

Contoh: جَاءَ رَجُلٌ (telah datang seorang laki-laki)

Lafadz رَجُلٌ dalam contoh di atas berkedudukan sebagai fa’il (subjek) karena terletak setelah fi’il ma’lum yaitu جَاءَ, dan juga menunjukkan pelaku pekerjaan. Maka wajib dibaca rofa’. Adapun tanda rofa’nya adalah dlommah karena isim mufrod.

  1. Macam-Macam Fail

Fail terbagi menjadi dua, yaitu: fail isim dhohir dan fail isim dlomir.

  1. Fail Isim Dhohir

Yaitu fail yang terlihat atau tampak(bukan berupa isim dlomir). Contohnya seperti yang tertulis di atas.

2. Fail Isim Dlomir

Yaitu fail yang berupa isim dlomir/kata ganti yang berjumlah 14, yakni dari dlomir هُوَ sampai نَحۡنُ.

Contoh: قَرَأۡتُ اَلۡقُرۡآنَ (saya membaca Al-Qur’an)

Lafadz قَرَأۡتُ merupakan susunan dari dua kalimah yaitu قَرَأَ (membaca)+ fail تُ yang berarti sama dengan اَنَا (saya).

Ketentuan-Ketentuan Fail

  • Fail selalu ber-i’rob rofa, dan letaknya harus setelah fi’il ma’lum(baik terpisah ataupun bersambung).

Contoh:

كَتَبَ زَيۡدٌ فِی الدَّفۡتَرِ (bersambung)

كَتَبَ فِی الدَّفۡتَرِ زَيۡدٌ (terpisah)

  • Fiil selalu berbentuk mufrod meski failnya tasniah ataupun jama’

Contoh:

جَاءَ اَلۡمُسۡلِمَانِ

جَاءَ اَلۡمُسۡلِمُوۡنَ

Fiil pada kedua contoh diatas tetap dalam keadaan mufrod meski failnya tasniah ataupun jama’.

  • Jika fail mudzakkar/mu’annats haqiqi, maka fi’ilnya harus mudzakkar/mu’annas juga.

Contoh:

رَجَعَ مُحَمَّدٌ

رَجَعَتۡ هِنۡدٌ

  • Fi’il boleh berbentuk mudzakkar atau mu’annats jika

-Fail berupa muannats haqiqi yang terpisah dari fi’ilnya.

Contoh:

غَضَبَكَ/غَضَبَتۡكَ اُمُّكَ (telah memarahimu ibumu)

Fiil غَضَبَ diatas boleh mudzakkar atau mu’annats karena antara fiil dan failnya terpisah oleh isim dlomir كَ.

–  Fail berupa mu’annats majazi

Contoh:

طَلَعَتۡ / طَلَعَ اَلشَّمۡسُ (telah terbit matahari)

Lafadz الشَّمۡسُ termasuk dalam kategori muannas majazi. Maka ketika menjadi fail, diperbolehkan fi’ilnya berbentuk muannats/mudzakkar.

-Fail berupa isim jama’ taksir

Contoh:

جَاءَ/جَاءَتۡ اَلطُّلَابُ (Telah datang murid-murid)

Karena الطُّلَابُ  adalah jama’ taksir, maka ketika menjadi fail, fiilnya boleh berbentuk mudzakkar/muannats.

Pelajarilah bahasa Arab. Karena sesungguhnya ia adalah bagian dari ad-din (agama)” (“Umar ibn Khatthab)

Belajar bahasa Arab lebih intensive dan mudah, di Kursus Al-Azhar Pare. Ayuk, segera gabung bersama kami DISINI!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *