Tiga Dialek Bahasa Arab Yang Digunakan Untuk Berkomunikasi di Arab Saudi

Bahasa Arab Sebagai Bahasa Yang Indah
January 17, 2018
Seberapa Sering Penutur Bahasa Arab Asli Berbicara Bahasa Arab Standar Modern?
January 18, 2018

Tiga Dialek Bahasa Arab Yang Digunakan Untuk Berkomunikasi di Arab Saudi

Ada 3 varian utama Bahasa Arab yang diantaranya adalah Arab Teluk, Arab Hejazi, dan Najdi Arab. Ketiga bahasa ini merupakan dialek yang berbeda namun para penduduk Arab Saudi saling mengerti mengenai tiga dialek tersebut.

Hejazi Arab: berbicara di seluruh pantai Laut Merah dan pedalaman di Tabuk, Al Madinah, Makkah, Al Bahah, ‘provinsi Asir dan Jizan. Dialek Hijazi Utara dapat di bagi menjadi 4 subvarietas dan sedangkan dialek Hijazi Selatan memiliki 16 subvarietas.

Najdi Arab: tersebar luas, terutama di daerah pedalaman, termasuk Al Hudud ash Shamaliyah, Al Jawf, Al Qasim, dan provinsi Ha’il; Provinsi Al Madinah, daerah Ta’if dan timur; di selatan, bagian barat provinsi Najran dan ‘Asir, dengan daerah perbatasan kecil di Provinsi Jizan; semua kecuali sebelah tenggara Provinsi Ar Riyad, bagian utara Provinsi Ash Sharqiyah; Provinsi Tabuk timur laut. Dialek: Najdi Utara, Bani Khaalid, Dafiir, Shammari), Najdi Tengah (‘Ajmaan, Al-Qasiim,’ Awaazim, Biishah, Haayil, Hofuf, Mutair, Najraan, Rashaayda, Riyadh, Rwala, Sudair, ‘Utaiba, Liar’ Ali ), Najdi Selatan (Aal Murrah, Najran). Beberapa dialek yang digunakan oleh orang Badui. Arab Teluk: diucapkan di Utara, Provinsi Ash Sharqiyah, dari perbatasan tenggara Kuwait, kemudian timur ke Teluk Persia di utara Al Damman; selatan, perbatasan Yeman dan Oman, provinsi Ash Sharqiyah dan Najran.

Dialek: Al-Hasaa. Secara umum, ini dikenal sebagai dialek Khaleeji (khaleej adalah kata Arab untuk “teluk”; dalam hal ini mengacu pada semenanjung Arab, termasuk negara-negara seperti Kuwait, Bahrain, Qatar, Emirates). Bisa dibilang, Anda bisa mengatakan bahwa bahasa Arab yang digunakan di Arab Saudi adalah dialeknya sendiri, sebuah sub-dialek bahasa Arab Khaleeji. Fitur vokal yang paling membedakan adalah suara keras (qaaf – ق) diucapkan lebih seperti hard g (gaaf). ”

Namun jika di negara selain Arab Saudi, sekiranya terdapat terutama 5 dialek, namun perlu diingat bahwa semuanya dekat satu sama lain. Orang-orang dari negara Arab lainnya tidak dapat membedakan antara 5 dialek, untuk sebagian besar maknanya. Berikut adalahkelima dialeg tersebut.

·         Dialek pertama adalah Najdi, yang berfungsi sebagai dialek putih, atau lingua franca·         Northern Dialect, yang hampir sama dengan Najdi·

.         Hejazi, sebelah barat Saudi·

.        Dialek selatan·         Dialek Timur, sebagian besar hampir identik dengan Najdi, namun beberapa di antaranya dekat dengan dialek Kuwait dan Qatari

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *