Alasan memulai belajar bahasa Arab Al-Quran

arab
Mengapa banyak muslim membaca Al-Quran dengan bahasa Arab asli dan bukan terjemahan?
April 8, 2019
Menghitung jumlah kosa kata Bahasa Arab?
April 11, 2019

Alasan memulai belajar bahasa Arab Al-Quran

Kursusarabpare.com || Al-Qur’an memiliki cara khusus untuk membahas berbagai masalah. Ada beberapa contoh di mana jika satu ayat dipelajari tanpa menempatkannya dalam konteks yang tepat, itu memberikan arti yang sangat berbeda dari ketika itu terlihat di bawah terang ayat-ayat yang berhubungan dengan subjek yang sama. Misalnya, mode dan gaya khusus dari bahasa Arab Al-Qur’an dapat diperhatikan dari perbedaan yang ditarik antara al-ayat al-muhkamat (ayat-ayat yang tegas) dan al-ayat al-mutashabihat (ayat-ayat yang ambigu). Ada pandangan umum tentang muhkamat dan mutashabihat. Beberapa orang membayangkan bahwa al-ayat al-muhkamat adalah ayat-ayat yang maknanya cukup sederhana dan jelas, sedangkan makna al-ayat al-mutashabihat adalah samar, membingungkan dan membingungkan.

Baca juga: Belajar Bahasa Arab Di Ummul Qura pare

Menurut pendapat ini, laki-laki hanya diizinkan untuk merenungkan makna al-ayat al-muhkamat, dan al-ayat al-mutashabihat pada dasarnya tidak dapat dipahami dan di luar pemahaman mereka. Di sini, muncul pertanyaan, apa filosofi yang mendasari al-ayat al-mutashabihat? Mengapa Alquran mengajukan ayat-ayat bahasa arab seperti itu yang tidak dapat dipahami? Jawaban singkat untuk pertanyaan ini adalah bahwa muhkam tidak berarti “sederhana” dan “jelas”, atau mutashabih berarti “ambigu”, “samar” dan “membingungkan”. “Tidak jelas” dan “membingungkan” adalah kata sifat yang berlaku untuk kalimat yang tidak menyampaikan makna secara langsung dan sederhana, seperti yang kadang-kadang bertemu dalam tulisan-tulisan berbagai penulis.

Baca juga: Kursusan Bahasa Arab Al-Azhar Pare

Kita akan melihat apakah sebenarnya ada ayat-ayat yang membingungkan dan musykil dalam Alquran. Asumsi semacam itu bertentangan dengan teks Alquran yang dengan tegas menyatakan bahwa itu adalah buku yang jelas dan dapat dipahami yang ayat-ayatnya memberikan tuntunan dan penerangan. Inti dari masalah ini adalah bahwa beberapa masalah yang dibahas dalam bahasa Arab di Alquran terkait dengan masalah metafisik dan dunia transendental, yang tidak dapat diungkapkan dalam bahasa biasa. Dalam kata-kata Shaykh Shabistari:

  • Kata gagal mencakup makna,
  • Lautan tidak bisa dituangkan ke dalam pot.

Baca juga: Kursusan Bahasa Inggris Al-Azhar Pare

Karena bahasa Alquran sama dengan yang digunakan oleh manusia, tak pelak lagi, diksi yang sama digunakan untuk tema-tema paling agung dan spiritual seperti yang kita manusia gunakan untuk subyek duniawi. Tetapi untuk mencegah kesalahpahaman tentang masalah-masalah tertentu, beberapa ayat telah dirancang sedemikian rupa sehingga mereka perlu dijelaskan dengan bantuan ayat-ayat lain. Tidak ada cara selain ini. Sebagai contoh, bahasa arab Alquran ingin menunjukkan kebenaran yaitu, melihat Tuhan melalui hati; yaitu, untuk menyaksikan kehadiran Allah melalui hati seseorang. Gagasan ini telah dinyatakan dalam istilah berikut:

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ

(Beberapa) wajah pada hari itu akan cerah, memandang ke arah Tuhan mereka. (75: 22-23)

Baca juga: Belajar Bahasa Inggris Di Al-Azhar Pare

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *